Idulfitri 1447 H: Momentum Transformasi Kesalehan Digital dan Sosial Pelajar Oleh: Ketua PD IPM Sinjai
Idulfitri 1447 H: Momentum Transformasi Kesalehan Digital dan Sosial Pelajar
Oleh: Muh Fadil Junaid (Ketua PD IPM Sinjai)
Gema takbir yang berkumandang di seluruh penjuru Kabupaten Sinjai pada 1 Syawal 1447 Hijriah ini bukan sekadar penanda berakhirnya masa lapar dan dahaga. Bagi kita, kader Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Idul fitri tahun ini harus dimaknai sebagai titik balik transformasi diri, sebuah perayaan atas kemenangan melawan ego dan kemalasan intelektual.
Ramadan yang baru saja kita lalui adalah laboratorium kepemimpinan. Di sana, kita dilatih untuk disiplin, jujur, dan memiliki empati yang mendalam. Pertanyaannya kemudian, akankah nilai-nilai tersebut menguap seiring berakhirnya bulan suci?
Pada era di mana arus informasi begitu deras, tantangan pelajar di Sinjai bukan lagi sekadar mempertahankan ibadah mahdah, tetapi bagaimana memanifestasikan Kesalehan Digital. Idul fitri 1447 H menjadi momentum bagi kita untuk membersihkan ruang digital kita dari narasi kebencian, hoaks, dan pamer kemewahan yang tidak substantif. Kemenangan sejati adalah ketika seorang pelajar mampu menjadikan media sosialnya sebagai mimbar dakwah yang menyejukkan, menebar literasi yang mencerahkan, dan mempererat ukhuwah.
Sinjai, sebagai Bumi Panrita Kitta, menuntut kita untuk memiliki standar moral yang tinggi. Idul fitri kali ini harus memperkuat peran IPM dalam mengawal dinamika pelajar. Spirit al-Ma'un yang kita pelajari harus mewujud dalam aksi nyata sejauh mana kita peduli pada kawan sekolah yang putus asa karena biaya, atau seberapa tanggap kita terhadap lingkungan sekitar yang masih membutuhkan uluran tangan.
Kebahagiaan Idul fitri tahun ini terasa berlipat ganda bagi keluarga besar PD IPM Sinjai. Di pengujung Ramadan ini, kita menyambut fajar baru dengan hadirnya 145 kader yang baru saja menyelesaikan Pelatihan Kader Dasar Taruna Melati I (PKD TM I) di empat titik berbeda selama sebulan penuh. Kepada 145 kader baru, Idulfitri ini adalah gerbang awal pengabdian kalian. Harapan besar tertuju pada pundak kalian.
Jangan biarkan api semangat yang menyala saat PKD padam begitu saja. Jadilah pelopor kebaikan di sekolah dan lingkungan masing-masing. Gunakan ilmu yang didapat selama pelatihan untuk berani kritis terhadap ketidakadilan, namun tetap santun dalam bertindak sebagai pelajar yang beradab. IPM bukan sekadar tempat singgah, tapi ladang untuk menempa diri.
Goresan pena ini besar bukan karena gedung sekretariatnya yang besar dikota, akan tetapi denyut perkaderan yang terus hidup disetiap cabang dan ranting. Mari bersama-sama menghidupkan ranting dan cabang di pelosok Sinjai dengan kreativitas yang segar. Kalian adalah investasi masa depan bagi Bumi Panrita Kitta. Kehadiran kalian membuktikan bahwa regenerasi dakwah dikalangan pelajar Sinjai tidak pernah redup, bahkan di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
Saya mengajak seluruh pelajar di Sinjai untuk merayakan Idulfitri dengan penuh kesederhanaan namun kaya akan makna. Mari kita jadikan pasca-Lebaran ini sebagai ajang untuk meningkatkan etos belajar dan semangat berorganisasi.
Kemenangan kita hari ini adalah awal dari perjuangan panjang untuk membangun daerah yang lebih beradab dan berkemajuan. Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H. Mohon maaf lahir dan batin.
Nuun Walqalami Wamaa Yasthuruun.
Komentar