Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2026

Membumikan Al-Ma’un di Bangku Sekolah: Refleksi Pelajar Berkemajuan Oleh: Kader Ikatan Pelajar Muhammadiyah

Membumikan Al-Ma’un di Bangku Sekolah: Refleksi Pelajar Berkemajuan Oleh: Kader Ikatan Pelajar Muhammadiyah Bagi seorang kader Muhammadiyah, surat Al-Ma’un bukanlah sekadar hafalan juz amma yang dilantunkan saat salat. Ia adalah Manifestasi Perlawanan. Dahulu, Kiai Ahmad Dahlan mengajarkan surat ini berulang-ulang kepada muridnya bukan agar mereka hafal secara lisan, melainkan agar mereka gelisah secara batin melihat kemiskinan dan ketidakadilan di depan mata. Dalam perspektif Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Teologi Al-Ma’un harus mengalami kontekstualisasi. Jika dulu musuh utamanya adalah kemiskinan ekonomi dan kolonialisme, maka hari ini, Al-Ma’un bagi pelajar adalah senjata melawan kemiskinan intelektual dan eksploitasi kemanusiaan. Teologi Al-Ma'un mengajarkan kita satu hal fundamental. Ibadah ritual yang tidak melahirkan transformasi sosial adalah pendustaan agama. Sebagai pelajar, kita sering terjebak pada kesalehan formalistik, rajin salat dan pintar di kelas namun ...

Idulfitri 1447 H: Momentum Transformasi Kesalehan Digital dan Sosial Pelajar Oleh: Ketua PD IPM Sinjai

Idulfitri 1447 H: Momentum Transformasi Kesalehan Digital dan Sosial Pelajar Oleh: Muh Fadil Junaid (Ketua PD IPM Sinjai) Gema takbir yang berkumandang di seluruh penjuru Kabupaten Sinjai pada 1 Syawal 1447 Hijriah ini bukan sekadar penanda berakhirnya masa lapar dan dahaga. Bagi kita, kader Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Idul fitri tahun ini harus dimaknai sebagai titik balik transformasi diri, sebuah perayaan atas kemenangan melawan ego dan kemalasan intelektual.  Ramadan yang baru saja kita lalui adalah laboratorium kepemimpinan. Di sana, kita dilatih untuk disiplin, jujur, dan memiliki empati yang mendalam. Pertanyaannya kemudian, akankah nilai-nilai tersebut menguap seiring berakhirnya bulan suci? Pada era di mana arus informasi begitu deras, tantangan pelajar di Sinjai bukan lagi sekadar mempertahankan ibadah mahdah, tetapi bagaimana memanifestasikan Kesalehan Digital. Idul fitri 1447 H menjadi momentum bagi kita untuk membersihkan ruang digital kita dari narasi keb...